Perawatan Genset : Langkah Perawatan Unit Genset
Genset seringkali menjadi pahlawan yang terlupakan. Ia bekerja keras saat listrik padam, namun sering diabaikan begitu lampu kembali menyala. Padahal, penggunaan dalam jangka waktu lama (long-run) memberikan beban kerja yang berat pada komponen mesin, pelumasan, dan sistem kelistrikan.
Tanpa perawatan pasca-pemakaian yang tepat, risiko mesin sulit dinyalakan (starting failure) hingga kerusakan fatal pada alternator bisa terjadi saat Anda paling membutuhkannya.
Mengapa Perawatan Pasca-Pemakaian Lama Itu Wajib?
Saat beroperasi berjam-jam, suhu mesin meningkat drastis dan oli bekerja ekstra keras menahan gesekan. Kotoran pada bahan bakar pun lebih cepat mengendap di filter. Melakukan pengecekan segera setelah pemakaian bukan hanya soal kebersihan, tapi soal investasi keamanan energi.
Checklist Perawatan: Langkah demi Langkah
1. Sistem Pelumasan (Oli)
Oli adalah darah bagi mesin genset. Setelah penggunaan berat, kualitas oli biasanya menurun.
Cek Level Oli: Pastikan volume oli masih di antara batas minimal dan maksimal.
Ganti Oli: Jika genset telah mencapai jam kerja tertentu (biasanya setiap 50–100 jam tergantung merk), segera ganti oli baru.
Cek Filter Oli: Bersihkan atau ganti filter oli jika sudah terlihat sangat kotor atau sudah waktunya jadwal penggantian.
2. Sistem Bahan Bakar
Sisa bahan bakar yang mengendap terlalu lama dapat menyebabkan penyumbatan.
Kuras Endapan: Buang endapan air atau kotoran di bagian bawah tangki bahan bakar.
Cek Selang & Filter: Pastikan tidak ada kebocoran pada selang dan ganti filter bahan bakar jika aliran terasa tersumbat.
Stabilizer (Opsional): Jika genset akan disimpan lama setelah pemakaian ini, gunakan aditif penyetabil bahan bakar.
3. Sistem Pendinginan & Udara
Mesin yang bekerja lama menghasilkan panas tinggi dan menyedot banyak udara.
Bersihkan Filter Udara: Buka filter udara, bersihkan dengan kompresor atau ganti jika elemennya sudah rusak.
Cek Radiator (Jika Ada): Untuk genset besar, pastikan air radiator (coolant) cukup dan tidak ada kebocoran pada sirip-sirip radiator.
Sirip Pendingin: Bersihkan debu yang menempel pada badan mesin agar pembuangan panas tetap optimal.
4. Sistem Kelistrikan & Aki
Cek Tegangan Aki: Pastikan aki masih memiliki voltase yang cukup untuk starting berikutnya.
Bersihkan Terminal Aki: Hilangkan korosi atau jamur putih pada kepala aki menggunakan air hangat.
Kencangkan Koneksi: Periksa kabel-kabel panel kontrol, pastikan tidak ada yang kendur akibat getaran mesin.
5. Pemeriksaan Fisik Umum
Cek Baut & Mur: Getaran genset seringkali melonggarkan baut pengikat. Kencangkan kembali baut mounting dan knalpot.
Kebersihan Luar: Lap sisa tumpahan oli atau bahan bakar di badan genset untuk menghindari risiko kebakaran.
Uji Coba (Running Test): Setelah semua dicek, nyalakan genset selama 5–10 menit tanpa beban untuk memastikan semua sistem berfungsi normal.
Genset yang awet bukan karena harganya yang mahal, melainkan karena perawatannya yang disiplin. Dengan mengikuti checklist di atas, Anda memastikan bahwa saat gelap melanda lagi, mesin Anda siap menderu tanpa kendala.
Ingat: Perawatan preventif jauh lebih murah daripada perbaikan total.
Hubungi PT Mitra Daya Tehnika untuk segala kebeutuhan Genset anda!
Kami menawarkan produk:
(Generator Set • Panel Builder • Solar Panel • Maintenance & Service • EPC Project)
#gensetsemarang #gensetblesspower #gensetopentype #gensetsilenttype #powersystem
Hotline Number:
+ 62 822 4228 1499
+ 62 811 3077 7740